Selasa, 23 Agustus 2011

Berat Molekul, Derajat Polimerisasi, Derajat Kekristalan Polimer

Panjang rata-rata dari rantai polimer dapat dilihat dari berat molekul polimer. Berat molekul polimer pada dasarnya adalah penjumlahan berat molekul monomer-monomernya. Rasio atau perbandingan berat molekul polimer dengan berat molekul monomernya disebut derajat polimerisasi.
Tidak seperti halnya logam, polimer pada umumnya bersifat amorphous, tidak bersifat kristalin atau memiliki keteraturan dalam rentang cukup panjang. Namun polimer dapat direkayasa sehingga strukturnya memiliki daerah kristalin, baik pada proses sintesis maupun deformasi. Besarnya daerah kristalin dalam polimer disebut sebagai derajat kekristalan polimer.
Materi mengenai BM, DP, dan derajat kekristalan polimer dapat didownload di POLIMER 2

Senin, 22 Agustus 2011

Polimer Pendahuluan

Polimer adalah suatu molekul besar (makromolekul) yang terbangun oleh susunan unit ulangan kimia yang kecil, sederhana, dan terikat oleh ikatan kovalen. Polimer sangat penting karena dapat menunjang tersedianya pangan, sandang, transportasi, dan lain-lain. Saat ini polimer telah berkembang sangat pesat dan digunakan di berbagai bidang. Handout materi polimer pendahuluan dapat didownload di POLIMER 1

Kamis, 18 Agustus 2011

Media Pertumbuhan

Mikroorganisme memerlukan bahan-bahan yang terdiri dari campuran zat-zat makanan (nutrisi). Suatu bahan yang terdiri dari zat makanan yang diperlukan mikroorganisme untuk pertumbuhannya disebut media pertumbuhan. Nutrisi dari media digunakan oleh mikroorganisme untuk menyusun komponen sel-selnya. Materi mengenai media pertumbuhan dapat didownload di media pertumbuhan